Jakarta Forum II Guna Peningkatan Profesionalisme Sumber Daya Manusia Pengadaan

5/19/2017 2:32:45 PM

Program Modernisasi Pengadaan kembali mengadakan Forum Diskusi sebagai wahana sharing pengalaman Implementasi program dalam bentuk Jakarta Forum II. Jakarta Forum II dilaksanakan di Hotel Novotel Bogor pada tanggal 17-19 Mei 2017. Sebagai tuan rumah pada Kegiatan Jakarta Forum ini adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) bekerja sama dengan MCAI (Millenium Challenge Account Indonesia). Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PUPERA, Anita Firmanti Eko Susetyowati. Dalam sambutannya Anita Firmanti menyampaikan bahwa kegiatan pengadaan barang/jasa menempati alokasi anggaran yang cukup besar di Kementerian PUPERA sehingga perlu menjadi perhatian yang serius serta perlu dikelola secara lebih profesional. Turut memberikan sambutan dalam acara pembukaan, Direktur Modernisasi Pengadaan MCAI, Fimransyah dan Deputi Bidang Pengembangan dan Penelitian Sumber Daya Manusia LKPP, Dharma Nursani.

Jakarta Forum II fokus pada pengelolaan Sumber Daya Manusia yang lebih lebih profesional menyangkut rekrutmen, jenjang karir, dan remunerasi pengelola pengadaan barang/jasa dan menghadirkan nara sumber dengan permasalahan terkait. Sari Anggraeni, Fungsional dari Direktorat Penelitian dan Pengembangan KPK, menjelaskan hasil penelitiannya bahwa pengadaan menjadi salah satu penyebab utama korupsi di Indonesia dan salah satu penyebabnya adalah kurangnya independensi dan kemandirian Unit Layanan Pengadaan (ULP). Selain itu, turut menjadi nara sumber, Wakiran, Direktur Kompensasi ASN, Badan Kepegawaian negara yang menjelaskan Jabatan Fungsional Pengadaan serta Mujono B Dari Direktorat Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan yang menjelaskan tentang Remunerasi Jabatan Fungsional Pengadaan.

Peserta Jakarta Forum II berasal dari delapan Kementerian/Lembaga/Daerah yang menjadi Pilot Project yaitu Kementerian Keuangan, Kementerian PUPERA, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Badan Meteorologi dan Geofisika, Provinsi DKI Jakarta, dan Institut Teknologi Bandung. Masing-masing Kementerian/Lembaga/Daerah menjeleskan action plan perencanaan kebutuhan Sumber Daya Manusia Pengadaan dan progres pencapaian ULP sebagai Center of Exellence (COE). Kementerian Keuangan menyampaikan progres pencapaian ULP sebagai COE sebesar 68% atau 15 indikator dari 22 indikator yang ditetapkan serta menyampaikan berbagai alternatif perencanaan kebutuhan sumber daya manusia pengadaan sesuai dengan bentuk kelembagaan organisasi yang akan ditetapkan.

Eselon I Kementerian Keuangan